Breaking News

Minggu, 16 November 2014

Tentangku

Selamat datang diblogku, jika Anda ingin melihat isi dari blog ini, maka perkenankan aku memperkenalkan diri terlebih dahulu. Namaku adalah Ronaldi Tumanggor, biasa dipanggil Naldi.
Aku dilahirkan di sebuah desa terpencil di balik gunung yang bernama Sindias pada 19 tahun silam, tepatnya pada tanggal 28 Februari 1995. Aku yakin bahwa Anda tidak tahu dimana itu Sindias.

Sindias adalah sebuah desa terpencil di kecamatan Parlilitan, kabupaten Humbang Hasundutan, provinsi Sumatera Utara. Jika kita dari kota Medan harus menempuh perjalanan selama 8-10 jam, melewati kota Brastagi, kota Kabanjahe, kota Sidikalang dan kota Doloksanggul. Untuk sampai di Sindias, janganlah berharap Anda bisa tenang karena harus menempuh perjalanan sepanjang 2 km dengan berjalan kaki.

Aku dilahirkan disebuah keluarga yang kekurangan, perjuangan hidup yang keras dan susah, untuk mencari makan pun terasa begitu susah. Sejak SD aku sudah dilatih untuk
di ladang atau di sawah, ketika masih SD aku sudah belajar mandiri. Sudah bisa melakukan semua pekerjaan rumah, memang seperti itulah kehidupan di desa, anak - anak
dapat melakukan banyak pekerjaan meskipun umur kami masih belum menginjak sepuluh tahun. Sehingga orang tua tidak akan pernah ragu untuk meninggalkan kami di rumah, 
dan bahkan sudah mempercayakan pekerjaan rumah kepada kami. Bahkan, mereka akan memarahi kami jika pulang dari ladang sudah malam hari, mereka menemukan pekerjaan
rumah yang belum siap.

Tapi, kehidupan kami di desa yang sangat akrab dengan pekerjaan, yang harus banting tulang, bukan berarti membuatku malas sekolah, tidak membuat aku merasa sekolah itu tidak penting. Tetapi, aku sangat bersemangat untuk sekolah, terbukti dari hasil ketekunanku, sejak kelas I aku selalu meraih juara I kelas.
Bagiku pendidikan dan belajar seperti tidak akan pernah habis. Dari SD sampai SMA aku selalu meraih Juara Kelas setiap semester. Hal inilah yang memberikan suatu kebanggaan kepada orangtuaku. Prestasi tertinggiku adalah meraih Juara 2 OSN tingkat Kabupaten Bidang Studi Komputer. Sejak saat itu aku sangat menyukai mengoperasikan komputer.

Aku selalu mempunyai mimpi untuk kuliah, tetapi dulu aku berpikir bahwa untuk kuliah itu adalah hanya hak anak - anak orang kaya, yang mempunyai banyak uang, sehingga mimpiku itu hanya ku urungkan dalam hatiku saja, tidak pernah mengemukakan hal ini kepada orangtuaku. Karena, meski bagaimana pun mereka tidak akan bisa membiayai aku untuk kuliah, tetapi tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, ketika mau menghadapi UN kelas XII SMA, aku mengikuti SNMPTN melalui sebuah jalur Bidik Misi, 
sebuah program Kemendikbud yang membiayai kuliah dan memberikan uang untuk kebutuhan sehari - hari bagi mahasiswa yang kurang mampu tetapi cukup berprestasi.
Syukur kepada Tuhan, mimpiku jadi kenyataan. sekarang aku sedang menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komputer USU. Pada saat ini, saya menjalani semester 3, mohon doanya agar kuliahku selalu lancar dan bisa menyelesaikan pendidikan tepat waktu, agar dana yang diberikan pemerintah kepadaku melalui Bidik Misi tidak sia -sia.
Aku berpesan kepada adek - adek yang sudah kelas XII, dan mempunyai mimpi untuk kuliah juga, tetapi orangtua tidak mampu membiayai kuliah, "JANGAN TAKUT" mimpi akan terkabul, karena bukan hanya Bidik Misi, banyak sekali beasiswa - beasiswa yang terdapat di PTN asalkan kita memang niatnya untuk kuliah, untuk belajar, tidak untuk bermain - main dan malas.

Pepatah "Dimana ada kemauan di situ ada jalan" adalah sebuah pepatah yang benar adanya, trimakasih telah berkunjung dan sering - sering berkunjung ya.

1 komentar:

  1. Mertua saya bermarga Tumanggor dan lahir di desa Sindias. sepertinya ito masuk keluarga keluarga besar saya juga

    BalasHapus

Berikan Komentar yang membangun, sopan dan No SARA

Designed By VungTauZ.Com